BERITANASIONAL

Anas Yalitoba : Penuhi Kecukupan Pangan Dari Pekarangan

1015
×

Anas Yalitoba : Penuhi Kecukupan Pangan Dari Pekarangan

Sebarkan artikel ini

PALU, Celebespos.com – Dalam salah satu upaya untuk menguatkan ketahanan pangan keluarga, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) mendorong pemanfaatan pekarangan dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Hal ini disampaikan Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan RI, Dr. H. Anas Yalitoba.,S.Sos.,MM dalam memenuhi undangan mengunjungi dua kelompok tani penerima kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu (5/6/2021) kemarin.

“Untuk itu, kita dorong melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) agar masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pangannya dengan mudah dan dekat, karena sumber pangan berada di sekitar kita,” ujar Anas Yalitoba Latjinala, putra asli Kaili Dolo itu yang saat ini menduduki jabatan sebagai Sekretaris BKP di Kementan RI

Pada kesempatan yang sama, Ketua KWT Kasih Turusan, Lai Tondon mengungkapkan terima kasihnya atas adanya kegiatan P2L, sebab dirinya dan anggotanya bisa memanfaatkan bantuan tersebut untuk menanam di pekarangan dan hasilnya mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga serta perekonomiannya.

KWT yang berlokasi di Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu itu, memiliki jumlah anggota 30 orang dan saat ini menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam dan cabai,

“Kami sudah empat kali panen dan hasilnya cukuplah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

KWT Kasih Turusan ini juga mengelola lahan seluas 4 hektar yang ditanami kangkung. Hasil panen kangkung tersebut kemudian dipasok ke pasar Inpres-Masomba, Kota Palu.

Hal yang sama juga nampak di KWT Limoyo Kelurahan Pantoloan Boya, Kecamatan Tawaeli Kota Palu. Kelompok yang beranggotakan 28 orang ini juga menanam beraneka sayur, tidak saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga dijual untuk menopang pendapatan rumah tangga mereka,

“Berbagai sayuran kami tanam disini dan hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan dirumah. Bahkan kelompok kami pasok kebutuhan sayuran ke pasar tawaeli Kota Palu,” ujar Ketua KWT Limoyo, Ervina pada awak media.

Dengan lahan kelompok kurang lebih 2.000 meter persegi, ditanami aneka sayuran seperti tomat, terong, kangkung, jagung dan cabai. Sambung Ervina, ke depannya Ia dan anggotanya akan berupaya agar hasil panen dari pekarangan tersebut bisa masuk ke pasar modern di Kota Palu.

Aktifitas bertanam di pekarangan ini menarik perhatian Anas selaku pejabat Kementan RI yang juga merupakan seorang Anak Petani Asli daerah Sigi itu, AYL (Anas Yalitoba Latjinala) menekankan, P2L diharapkan bukan saja memenuhi kebutuhan keluarga, tapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,

“Seperti yang seringkali ditekankan oleh bapak Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), memanfaatkan pekarangan ini tidak cukup hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga harus menjadi sumber pendapatan,” tuturnya.

Selain itu, AYL menegaskan bahwa keberadaan P2L juga untuk mendukung adanya sumber pangan yang beragam, diharapkan kebutuhan gizi keluarga tercukupi dan setiap anggota keluarga dapat hidup sehat, aktif dan produktif. Melalui P2L diharapkan juga pemenuhan pangan keluarga yang sehat dan kaya akan kandungan gizi baik, sehingga mampu menekan angka stunting.

Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris BKP RI ini meminta semua pihak saling bersinergi mewujudkan ketahanan pangan,

“Kegiatan P2L ini harus terus berjalan dan saya berharap pemerintah daerah mendukung sepenuhnya baik dengan mereplikasi kegiatan ini, maupun melakukan pembinaan terhadap masyarakat” terangnya (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *