Bone – Pemerintah Kabupaten Bone mematangkan persiapan menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, Pemkab Bone berkomitmen penuh untuk menyukseskan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., saat menerima audiensi dari pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone di Ruang Kerja Wakil Bupati, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone, pada Rabu, 24 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bone, H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd. Sementara dari pihak KONI, hadir langsung sang Ketua, Drs. Asiswa Karim, bersama jajaran pengurus inti.
Ketua KONI Bone, Asiswa Karim, memaparkan sejumlah progres krusial yang telah berjalan. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar target sukses penyelenggaraan dapat tercapai. Beberapa poin penting yang dilaporkan KONI Bone meliputi, Kesiapan teknis dari masing-masing cabang olahraga (cabor). Inventarisasi dan pembenahan sarana serta prasarana pendukung. Peta kebutuhan koordinasi dengan instansi terkait demi kelancaran acara.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyambut baik langkah cepat yang diambil KONI. Ia mengingatkan bahwa status sebagai tuan rumah adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang memerlukan persiapan matang.
“Porprov bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat citra Kabupaten Bone sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar,” ujar Andi Akmal.
Di akhir pertemuan, Wakil Bupati berharap sinergi antara Pemkab Bone, KONI, seluruh cabor, dan pemangku kepentingan (stakeholders) terus diperkuat. Melalui persiapan yang terencana dan koordinasi yang intensif, Pemkab Bone optimistis Porprov Sulsel 2026 tidak hanya sukses dari sisi prestasi dan administrasi, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal. (***)













