BERITA

Radikalisme dan Terorisme Merupakan Musuh Bersama Semua Agama

623
×

Radikalisme dan Terorisme Merupakan Musuh Bersama Semua Agama

Sebarkan artikel ini

SIGI, Celebespos.com – Bupati Sigi, Mohamad Irwan mengemukakan radikalisme dan terorisme tidak terkait dengan agama manapun, karena agama tidak mengajarkan pemeluknya untuk melakukan kekerasan apalagi pembunuhan sesama umat Tuhan.

“Radikalisme dan terorisme menjadi musuh bersama semua agama dan pemeluk agama,“ ucap Bupati Mohamad Irwan dalam kegiatan lokakarya pelibatan pemuda dalam pencegahan radikalisme dan terorisme dengan nasehat kebangsaan yang mengangkat tema “Ekspresi Indonesia Muda”, diselenggarakan oleh BNPT bekerjasama dengan FKPT Sulteng, Kamis (4/8/2022) pagi.

Radikalisme dan terorisme, kata Bupati Irwan, bukan menjadi musuh agama tertentu, melainkan musuh semua komponen dan elemen bangsa.

Dirinya menyebut, dalam pencegahan radikalisme dan terorisme, pendekatan soft atau lunak dengan berbagai program peningkatan kapasitas dan pembinaan masyarakat, serta pemberdayaan, sangat penting dikedepankan.

Dengan membangun sinergisitas multi pihak, agar program – program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka pencegahan radikalisme efektif dalam implememtasinya.

Pemkab Sigi, kata dia, mengharusutamakan pencegahan radikalisme dan terorisme dalam pembangunan daerah. Hal itu direalisasikan melalui program Sigi Religi, yang di dalamnya terkandung pemberdayaan umat beragama melalui pendekatan agama.

“Sigi Religi meliputi Sigi Berdzikir untuk muslim dan Sigi Beribadah untuk non-muslim. Pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap program ini, yang salah satu tujuannya meningkatkan kerukunan umat beragama, serta meningkatkan kapasitas umat beragama,“ ungkapnya.

Terkait hal itu, Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT, Kolonel Laut Setyo Pranowo mengemukakan, kejahatan radikalisme dan terorisme tidak terkait dengan agama apapun di tanah air.

“Karena semua agama mengajarkan kedamaian kepada sesama umatnya,“ sebut Setyo.

“Jadi, persoalan terorisme merupakan persoalan bersama semua komponen bangsa,“ kata dia.

Radikalisme dan terorisme, lanjut Setyo, merusak stabilitas negara terutama dari sisi ekonomi, sosial dan budaya, keamanan dan lain sebagainya.

BNPT mengajak kepada semua generasi muda di Provinsi Sulteng termasuk di Kabupaten Sigi, untuk membuat konten kreatif tentang ke Indonesiaan, dengan tema Ekspresi Indonesia Muda.

BNPT dan FKPT Sulteng bekerjasama dengan Pemkab Sigi meningkatkan kapasitas 100 pemuda/milenial di Sigi yang berasal dari pelajar dan mahasiswa muslim dan non-muslim, organisasi badan otonomi Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Hindu, Budha, Khatolik hingga Bala Keselamatan (BK). (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *