PERISTIWA

Memalukan ! Ivent Balap Motor Piala Walikota, A3 Management Belum Bayar Sewa Sirkuit Panggona

1171
×

Memalukan ! Ivent Balap Motor Piala Walikota, A3 Management Belum Bayar Sewa Sirkuit Panggona

Sebarkan artikel ini

PALU, Celebespos.com – Gemerlap kesuksesan gelaran Kejuaraan Balap Motor perebutan Piala Walikota Palu dengan total hadiah Rp. 150 juta di Sirkuit Panggona sejak 4 hingga 6 Maret 2022 lalu, menyisahkan cerita pilu yang baru terkuak.

Adalah A3 Management selaku penyelenggaran ivent, ternyata belum menyelesaikan kewajibannya kepada pengelola Sirkuit Panggona.

Menurut pengakuan staf pengelola Sirkuit Panggona, Sofyan sampai saat ini A3 Management belum juga melunasi kewajibannya membayar sewa Sirkuit tersebut.

Padahal kata dia, sejak awal telah disepakati, untuk sewa Sirkuit Panggona sekali ivent nilainya Rp. 25 juta, namun yang dipenuhi baru Rp. 4.100.000 sehingga masih tersisa sekira Rp. 20.900.000.

“Pihak pengelola sebenarnya beberapa kali telah menghubungi A3 Management, namun telpon sudah tidak pernah aktif,“ kesalnya, Sabtu (4/6/2022).

Sementara kata Sofyan, Sirkuit Panggona ini, milik Pemerintah Provinsi Sulteng, dimana pihak pengelola berkewajiban menyetor pendapatan kepada KAS Daerah.

“Kalau kemudian penyelenggara ivent tidak komitmen atau lari dari tanggung jawab, tentunya kami yang bertanggung jawab,“ kata Sofyan.

Ia sangat menyayangkan pihak A3 Management yang tidak komitmen, sementara di ketahui kejuaraan balap motor tersebut memperebutkan Piala Walikota Palu. Bahkan ivent tersebut dibuka langsung oleh Wakil Walikota Palu dr. Renny Lamadjido.

Sofyan pun berharap A3 Management memiliki etikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

Lazimnya, tambah Sofyan setiap kali ivent Kejuaraan Balap Motor yang menggunakan Sirkuit Panggona, pihak penyelenggara menyelesaikan kewajibannya dua hari atau paling lama satu minggu usai pelaksanaan, namum baru kali ini lama dan tidak jelas.

“Bisa dibayangkan sudah berbulan-bulan iven selesai, tunggakannya belum juga dilunasi,“ bebernya.

Mirisnya lagi, masih Sofyan, pihak A3 Management saat dihubungi telpon celulernya sudah tidak pernah aktif.

“Yah kami berharap ada niat baiklah, jangan sampai permasalahn ini berujung pada persoalan hukum,“ pinta Sofyan.

Dirinya menegaskan, mungkin bagi A3 Management nilai tunggakan ini kecil, tapi bagi pengelola Sirkuit Panggona ini sangatlah besar, karena dana tersebut selain digunakan untuk membayar gaji juga digunakan sebagai biaya pemeliharaan Sirkuit. (Gus/Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *