BERITA

Diklat Penyusunan Renkon, BNPB : Peserta Kompeten Dari Segi Pengetahuan, Substansi Hingga Pengalaman di Lapangan

1292
×

Diklat Penyusunan Renkon, BNPB : Peserta Kompeten Dari Segi Pengetahuan, Substansi Hingga Pengalaman di Lapangan

Sebarkan artikel ini

SIGI, Celebespos.com – Diklat penyusunan rencana kontijensi resmi di tutup pada Jumat 6 Agustus 2021 lalu. Diklat yang berlangsung selama 5 (lima) hari tersebut yang dimulai sejak tanggal 2 – 6 Agustus 2021, diikuti oleh Pusdiklat BNPB, BPBD Kabupaten Sigi, Islamic Relief Worlwide, Konsepsi serta beberapa perwakilan OPD terkait dan lembaga lainnya.

Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, Jajat Suarjat menyimpulkan bahwa diklat BNPB kali ini membekali bagaimana cara-cara membuat rencana kontijensi yang sesuai dengan standar di BNPB pusat. kemudian materi yang di berikan salah satunya, mengenali ancaman di daerahnya yang kemudian bagaimana mereka membuat skenario, mengumpulkan sumber daya yang di miliki oleh daerah yang nantinya ketika terjadi bencana diharapkan dapat di aktivasi menjadi rencana operasi dan pada akhirnya rencana pengurangan resiko bencana akan terlaksana di Kabupaten Sigi.

“Seperti diketahui daerah Sigi itu punya berbagai macam bencana yang salah satunya gempa bumi, likuifaksi, tanah longsor dan lain-lain. Semuanya itu sudah tercantum dalam rencana penanganan kedaruratan bencana,“ ujar Jajat

Kedepannya, menurut Jajat selaku Perwakilan dari BNPB pusat yang juga sebagai pemateri pada Diklat itu, diharapakan untuk penyusunan renkon itu atau diklat-diklat yang lainnya, kebencanaan bisa dilaksanakan oleh peserta yang ikut dalam diklat ini, “Saya melihat peserta ini sudah kompeten dari segi pengetahuan, substansi, ataupun pengalaman di lapangannya sangat bagus sekali, sehingga kami mengharapkan beberapa peserta ini yang mengikuti treaning of treaner untuk menjadi treaner Nasional dan nantinya bisa memberikan pengaduan di daerahnya masing-masing“. Tandasnya

Perlu diketahui, sebelum dimulainya Diklat ini, para peserta diklat bersama pemateri mengikuti swab antigen terlebih dahulu guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19 yang hingga saat ini terus bertambah kasusnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *