PALU, Celebespos.com – Rapat kerja nasional daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) se Sulawesi Tengah, resmi di tutup oleh Gubernur Sulawesi Tengah, diwakili Staf Ahli Bidang SDM Setdaprov Sulteng, Farida Lamarauna, Kamis (13/10/2022), di Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.
Staf Ahli, Farida mengatakan, program-program yang dilaksnakan oleh BAZNAS diharapkan sejalan dengan program yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah khususunya program pengentasan kemiskinan.
“Sebab dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah akan menurunkan angka kemiskinan sampai ketingkat 9 persen, yang saat ini berada pada angka 12,33 persen,“ terangnya.
Lanjutnya, dalam target yang akan dilakukan itu, pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten/Kota tidak akan mampu tanpa ada bantuan-bantuan pihak lain, yang salah satunya BAZNAS yang diharapkan dapat bergandengan dengan program-program pemerintah, sehingga tujuan tersebut dapat tercapai.
“terkait dalam hal itu, tentunya pemerintah Kabupaten/Kota dapat memberikan perhatian pada BAZNAS yang ada di daerah, dengan mengalokasikan bantuan dana hibah dan hal ini juga diatur dalam UU 23 tahun 2014 tentang pengelolaan zakat bahwa, pemerintah daerah diberi tanggung jawab untuk mengalokasikan dana pada BAZNAS,“ tambahnya.
Sementara Ketua BAZNAS RI diwakili Direktur Penguatan dan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto menyatakan, pihaknya memberikan apresiasi pada BAZNAS Sulteng yang telah banyak melakukan berbagai program-program, yang dapat meningkatkan perubahan dalam kehidupan masyarakat khususnya angka kemiskinan.
“Tentunya dalam hal ini pula yang sudah disampaikan tidak lain merupakan tata kelola bahwa, transparansi akan menjadikan sebuah kepercayaan dimana BAZNAS sudah berbuat dalam berbagai program dalam menyentuh bagi umat,“ kata Siswanto.
Lanjut dia, BAZNAS RI dalam hal ini pula juga telah membangun komunikasi pada kementerian terkait bahwasannya, zakat memiliki kontribusi yang sangat besar diantaranya, untuk pengentasan kemiskinan.
“Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga memberikan suport pada BAZNAS, yang mana pemerintah membentuk lembaga negara ini memiliki tujuan yang sejalan dalam program-program pemerintah“ tandasnya.
Kegiatan Rakorda selama tiga hari yang di ikuti para pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota tersebut, menghasilkan kesepahaman bersama untuk meningkatkan pengumpulan Zakat Infak dan Sedekah tahun 2023 sebesar Rp. 16 Miliar lebih untuk Sulawesi Tengah. (Hdy/Kar)













