BANGGAI KEPULAUAN, Celebespos.com – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), saat ini hanya memiliki satu unit mobil Pemadam kebakaran (Damkar). Sementara satu unit lainnya dalam kondisi rusak.
Informasi yang dihimpun Celebespos.com, Kamis (30/9/2022) waktu setempat, dilapangan menyebutkan, setiap kali terjadi kebakaran di Ibukota Kabupaten Bangkep di Salakan, selalu mengalami keterlambatan dalam penanganan musibah tersebut.
Terlebih, diperparah lagi dengan lokasi pengambilan air untuk mengisi mobil Damkar berada diluar kota, sehingga petugas seringkali mengalami keterlambatan saat tiba di lokasi kejadian dan sudah sulit memadamkan api.
Sementara, letak pemukiman warga saling berdempetan sehingga petugas mengalami kesulitan memadamkan api dengan cepat.
“Seringkali bila terjadi kebakaran hanya mobil water canon milik kepolisian dan PDAM yang membantu memadamkan api,“ kata Hedar, warga Salakan.
Saat menggelar sidak, Pj. Bupati Bangkep, Ihsan Basir memeriksa langsung kondisi armada Damkar. Ihsan Basir mengaku, sangat prihatin dengan kondisi armada Damkar yang sangat terbatas, sementara wilayah jangkauan sangat luas meliputi 12 Kecamatan di daerah tersebut.
“Bagaimana jika musibah kebakaran itu terjadi diluar Kota Salakan tentu sangat sulit diatasi,“ ujar Ihsan Basir.
Kerena itu, Pemkab Bangkep ke depan berusaha untuk mengalokasikan anggaran untuk penambahan armada Damkar dan fasilitas pendukung lainnya agar pelayanan bagi masyarakat maksimal. (Hfd)













