BERITA

Pemda Parimo Dukung Kebijakan Pengendalian Inflasi

512
×

Pemda Parimo Dukung Kebijakan Pengendalian Inflasi

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, Celebespos.com – Rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi daerah dan penyelesaian isu–isu strategis yang dilaksanakan oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura bersama unsur forkompinda seluruh Kabupaten/Kota yang digelar melalui virtual meeting, Selasa (6/9/2022) pagi, turut disaksikan para Bupati/Walikota.

Dalam rakor tersebut, Gubernur Rusdy Mastura mengungkapkan bahwa, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menko Kemaritiman dan Investai dan Menteri Dalam Negeri pada rakor pengendalian inflasi tanggal 30 Agustus 2022.

“Saya berharap kepada seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengambil langkah-langkah dalam pengendalian inflasi, dimana salah satunya dengan mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mengaktifkan Satgas Pangan, mengawasi BBM Subsidi tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu, melaksanakan gerakan penghematan energi, lakukan gerakan tanam pangan cepat panen, melaksanakan kerjasama antar daerah, intensifkan jaring pengaman sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia Perwakilan Sulteng untuk mengumumkan angka inflasi hingga Kabupaten/Kota,“ jelas Cudy sapaan akrab Gubernur Sulteng ini.

Menanggapi hal tersebut, salah satu kepala daerah yang mengikuti jalannya virtual yakni Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai sangat mendukung kebijakan pengendalian inflasi tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Wabup Parimo langsung bergerak cepat melaksanakan rapat, terkait pengendalian inflasi di Kabupaten Parigi Moutong dengan seluruh stakeholder.

“Kedepan pemerintah bersama stakeholder terkait, terus berupaya bersama-sama menjaga inflasi daerah untuk mewaspadai terjadinya lonjakan kenaikan harga. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Mendagri,“ kata Badrun Nggai.

Selain itu, Pemda juga akan mengaktifkan TPID dan satgas pangan,“ tambahnya.

Wabup Badrun Nggai juga menuturkan bahwa, salah satu upaya untuk menekan inflasi daerah yaitu meningkatkan sembako.

“Terutama komoditi seperti cabe, sayur mayur yang didorong masyarakat untuk menggalakan pertanian mandiri. Olehnya, saya berharap OPD terkait melalui Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Parigi Moutong, untuk bergerak cepat memonitor kenaikan harga–harga di pasar serta dapat mengantisipasinya sehingga inflasi di daerah ini dapat ditekan,“ pesannya. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *