BERITA

Program Livelihood Bersama Caritas Swiss dan Yayasan Pusaka Indonesia Diharapkan Berlanjut

818
×

Program Livelihood Bersama Caritas Swiss dan Yayasan Pusaka Indonesia Diharapkan Berlanjut

Sebarkan artikel ini

SIGI, Celebespos.com – Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi menghadiri Diseminasi Hasil Studi Evaluasi Program Livelihood Bersama Caritas Switzerland dan Yayasan Pusaka Indonesia, yang berlangsung di Jazz Hotel Kota Palu, Rabu (13/7/2022).

Countro representative Caritas Swiss Indonesia, Leyn Gantare mengucapkan terima kasih kepada Yayasan pusaka Indonesia yang telah mengimplementasikan program tersebut dan sudah berakhir pada bulan Januari serta i-Hi consulting yang telah melakukan evaluasi.

“Untuk 3-5 tahun kedepan, Kota Palu dan khususnya Kabupaten Sigi, akan menjadi penyuplai makanan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Mari kita gunakan kesempatan ini untuk belajar melihat apa yang kita bangun kedepan,“ kata dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada Caritas Swiss bersama Yayasan Pusaka Indonesia dan i-Hi konsultan yang mengevaluasi secara keseluruhan kegiatan ini.

“Saat bencana melanda kita, memang membutuhkan bantuan dan salah satu NGO yang membantu saat itu yaitu Caritas,“ ungkap Wabup.

Wabup Samuel juga mengucapkan terima kasih kepada OPD terkait dan juga Camat serta Kepala Desa yang juga ikut membantu dalam rangka pemulihan ekonomi.

“Dari dampingan selama ini kita berharap bahwa pasca crossing program maka kita harus mandiri, kita memanfaatkan program Ibu Kota Negara yang baru. Pemerintah berharap masyarakat yang selama ini sudah didampingi akan terus melakukan terobosan, inovasi, ide dan gagasan untuk ekonomi yang akan didampingi oleh Kepala Desa dan OPD terkait, dimana program luncuran dari Pemerintah Daerah seperti bantuan bibit gratis dan termasuk peternakan yang disesuaikan dengan kondisi geografis, diharapkan bisa kita suplai ke IKN yang baru nanti,“ sahutnya.

Terlebih Wabub juga sangat berharap Caritas Swiss Indonesia dan WPI bisa memperpanjang program yang telah digagas tersebut.

Selain itu, Wabup menyampaikan hal terkait dengan Program KUR 0% yang sudah mulai diluncur di Sigi pada tahun ini.

“KUR ini bisa untuk UMKM dan pertanian peternakan yang bekerja sama dengan Bank,“ bebernya dihadapan peserta rapat.

Beliau juga menyampaikan terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan yang juga akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Sigi.

Sedangkan di segi peternakan, masih kata dia, tahun ini Pemda membeli 200 indukan sapi yang dikembangkan di Tandau dan SPR, yang akan di inseminasi buatan dan anaknya akan dibagikan kepada masyarakat.

“Harapannya kedepan kita juga akan menjadi penyuplai daging (Swasembada Daging),“

Kegiatan tersebut menghadirkan pula Countro Representative Caritas Swiss Indonesia, Leyn Gantare, para Tim i-Hi Konsultan, perwakilan instansi, Camat Dolo Selatan dan beberapa Kepala Desa. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *