BERITA

Luncurkan Gerakan Pungut Sampah Guna Lestarikan Lingkungan

1677
×

Luncurkan Gerakan Pungut Sampah Guna Lestarikan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

SIGI, Celebespos.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sigi luncurkan gerakan pungut sampah bertajuk “Pungut Sampah Dari Jalan (Pushdala)” demi peningkatan kualitas dan pelestarian lingkungan di daerah itu.

“Gerakan ini sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan, yang dirangkaikan dengan momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), juga dirangkaikan dengan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati, Mohamad Irwan dan Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi,“ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi, Moh. Afit Lamakarate, di lapangan sepak bola Kota Pulu, Kec. Dolo, Senin (21/2/2022) pagi.

Sebagai langkah awal dari gerakan ini, lanjut Afit sapaannya, Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi melibatkan seluruh ASN di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Untuk ikut memungut sampah dari jalan, yang dimulai dari Jalan Guru Tua di Desa Kota Rindau, Kecamatan Dolo.

Afit mengatakan, gerakan pungut sampah dari jalan, juga sebagai bentuk dukungan terhadap Program Sigi Hijau yang digagas oleh Bupati, Mohamad Irwan dan Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi.

Hal ini bertujuan untuk membangun kebersihan lingkungan, serta sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengurangan risiko bencana, yaitu menjaga kualitas dan daya tahan tanah. Sebab sampah, dapat mengganggu kekuatan tanah.

“Gerakan ini juga didukung oleh beberapa mitra pemda yaitu NGO, organisasi kepemudaan serta Pramuka, yang konsen terhadap masalah-masalah lingkungan dan sosial,“ ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, mewujudkan kebersihan dan meningkatkan kualitas lingkungan, membutuhkan pendekatan yang melibatkan masyarakat, agar dapat bersama-sama merawat lingkungan.

Karena itu, gerakan pungut sampah dari jalan, menjadi satu upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, termasuk tidak membuang sampah di jalan.

“Lewat gerakan ini kami akan gencar melaksanakan sosialisasi mengenai dampak buruk sampah, sehingga diharapkan para organisasi yang tergabung dalam gerakan ini dapat menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai hal itu,“ ungkapnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi berharap, gerakan tersebut dapat membangun kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah, utamanya sampah plastik di sembarangan tempat.

“Salah satu tujunnya yaitu mengurangi sampah plastik, sehingga kami berharap ada satu kesamaan pandangan dan persepsi yang terbangun mengenai dampak buruk sampah,“ katanya.

Gerakan Pushdala ini juga didukung oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, yang turut membantu pemerintah dengan menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan tempat. (Mat/Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *