SIGI — Seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan adat Pompanai Pinovali di Desa Sibalaya Utara berlangsung dengan baik, lancar, dan penuh khidmat. Kegiatan adat tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya para petani, sebagai wujud syukur atas hasil panen padi sekaligus menyambut musim tanam baru yang akan segera dimulai pada September 2026.

Kegiatan Pompanai Pinovali merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat tani atas hasil pertanian yang telah diperoleh pada musim panen sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam menghadapi musim tanam berikutnya.

Kepala Desa Sibalaya Utara, Afdal, mengatakan bahwa kegiatan adat tersebut memiliki makna penting dalam mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan kegiatan adat ini sebagai pilar penting untuk membentuk silaturahmi serta mewujudkan kebersamaan kita. Ini juga merupakan ruang bagi kita untuk tetap menjaga warisan budaya dan melestarikan kearifan lokal yang kita miliki,” ujar Afdal.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, berpartisipasi, serta memberikan kontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kepala BPP Kecamatan Tanambulava, Bhabinkamtibmas, para Imam dan Pegawai Syara, Gapoktan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang turut mendukung dan menyukseskan kegiatan adat Pompanai Pinovali.
Secara khusus, Pemerintah Desa Sibalaya Utara menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan tokoh adat Desa Sibalaya Utara yang menjadi pelaku utama dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan keadatan tersebut.
Rangkaian kegiatan adat diawali dengan proses Gane dan kemudian ditutup dengan Tahlil serta doa bersama. Seluruh rangkaian tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Kepala Desa Sibalaya Utara berharap, kegiatan adat yang telah dilaksanakan tersebut tidak hanya menjadi tradisi yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“Semoga kegiatan yang telah dimulai dengan proses Gane dan ditutup dengan Tahlil serta doa bersama ini membawa keberkahan bagi Desa Sibalaya Utara dan seluruh masyarakat. Aamiin,” pungkasnya. (***)













