BANGGAI KEPULAUAN, Celebespos.com – Kondisi ruas jalan yang menghubungkan antar kecamatan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng), membutuhkan perhatian pemerintah pusat.
Salah satu pantauan Celebespos.com di lapangan, Kamis (29/9/2022), memperlihatkan kondisi poros wilayah Kecamatan Buko – Bulagi. Nampak disisi kiri dan kanan jalan berlubang dan lebih parahnya apabila saat hujan menjadi kubangan air.
Akibatnya, waktu tempuh masyarakat setempat yang ingin memasarkan hasil pertanian dan perkebunan menjadi relatif lebih lama.
“Kerusakan jalan yang menghubungkan antar 12 Kecamatan sudah terjadi kurun beberapa tahun terakhir,“ kata Ari, warga Kecamatan Bulagi.
Tak hanya sampai situ, masyarakat sekitaran wilayah Buko juga keluhkan hal serupa.
“Dulu waktu baru mulai di aspal, belum beberapa tahun sudah rusak. Hanya untung nama sensit, tapi aspal nya saja tipis, beda jauh kaya di wilayah perkotaan yang ketebalan aspal lumayan tahan lama hingga beberapa tahun,“ keluh, buru pelabuhan Leme-leme Bungin, Kec. Buko.
“Jarak Kota Luwuk – Leme-leme Bungin hanya 2 Jam saja, dan jika menggunakan kapal cepat hanya 1 jam 45 menit. Tentunya wisatawan dan para tamu-tamu lebih memilih jarak yang dekat dibandingkan rute kapal Luwuk – Salakan yang waktu tempuhnya 4 – 6 jam. Kalau boleh pak Bupati dan Pemda perhatikan hal-hal seperti ini juga,“ tambah mereka.
Pj. Bupati Bangkep, Ihsan Basir yang dihubungi menyatakan, Pemkab Bangkep akan mengalokasikan anggaran perbaikan sarana dan prasarana jalan yang benar-benar kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
“Terbatasnya anggaran Pemkab Bangkep sehingga kami melakukan rehab jalan berdasarkan skala prioritas,“ kata Ihsan Basir.
Minimnya alokasi anggaran APBD Bangkep, pihaknya juga akan berusaha memperjuangkan alokasi anggaran perbaikan jalan kepada pemerintah pusat.
“Kami akan mengajukan usulan perbaikan jalan lewat anggaran APBN“. janjinya. (Hfd)













