MOROWALI UTARA, Celebespos.com – Sebanyak 257 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti latihan dasar (Latsar) 2022 yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Diketahui jumlah tersebut merupakan yang lulus tes dari 5.000 lebih yang mengikuti tes CPNS di Morut beberapa waktu lalu.
Latsar kali ini dibuka oleh Wakil Bupati, Djira K, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara di Kolonodale, Jumat sore (5/8/2022) kemarin.
Acara itu dihadiri pula Kepala Badan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Tengah, Adidjoyo Dauda serta para Asisten dan pimpinan OPD Morut.
Wabup Djira mengucapkan selamat kepada para CPNS yang akan mengikuti pelatihan dasar ini.
“Kalian semua adalah orang-orang terpilih. Pendaftar tes CPNS waktu itu lebih 5.000 orang dan kalian yang terpilih. Jadi manfaatkan dengan baik kesempatan ini,“ ujar Wabup.
Secara tegas Wabup juga minta agar semua CPNS yang ada saat ini jangan berpikir untuk pindah ke daerah (Provinsi) lain dalam waktu dekat. Semuanya harus siap mengabdi dengan tulus.
Ia mengakui, beberapa waktu lalu ada surat dari luar Provinsi Sulawesi Tengah yang intinya memohon kepada Bupati Morut untuk merelakan PNS di Morut untuk pindah.
“Ada surat masuk dari salah satu Provinsi di Jawa, Sumatera dan daerah lain yang merekomendasi PNS tertentu dari Morut untuk pindah ke daerah tersebut,“ ujarnya.
Wabup menegaskan agar para peserta Latsar ini benar-benar siap mengabdikan dirinya untuk kemajuan daerah ini.
Oleh karena itu, Latsar ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Hal lain yang juga diingatkan Wabup Djira, yakni tugas dan tanggung jawab abdi negara dalam memelihara keamanan dan kenyamanan dalam masyarakat.
“Salah satu yang penting digaris bawahi adalah penggunaan media sosial yang kebablasan. Saat ini kita masuk dalam era digital, era medsos, tapi jangan jadi korban gara-gara menyebarkan informasi yang tidak benar,“ pesannya.
Ditegaskan, media sosial saat ini ada untung-ruginya, “Yang bahaya kalau berita hoax disebarkan di tengah masyarakat tanpa dicek kebenarannya,“ kata Wabup dihadapan peserta Latsar.
Seharusnya, kata Wabup, abdi negara harus menjadi penyejuk di tengah masyarakat, bukan sebaliknya menyebarkan hal-hal yang negatif.
Adapun Latsar CPNS Morut tersebut berlangsung selama 108 hari. (MCDD)











