SIGI, Celebespos.com – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sigi ke 14 tahun, berlangsung dengan meriah di lapangan sepak bola Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo. Peringatan hari jadi ini ditandai dengan di launchingnya dan Kartu Sigi Masagena di Rumah Sakit Torabelo oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan bersama Kepala Cabang BNI Sigi disaksikan Ketua TP PKK, Kadis Sosial, Sekdis Kesehatan dan Dirut RS. Torabelo Sigi dan undangan lainnya.

Dalam peringatan HUT Sigi tersebut juga dilaksanakan launching dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka menyambut hari jadi daerah tersebut.
Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura yang hadir dan bertindak selaku inspektur upacara mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sigi Ke 14.
“Semoga momentum ini dapat memperkuat sinergitas dan soliditas antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi, DPRD, masyarakat Sigi dan elemen lainnya yang terus bersatu dalam mengelola potensi yang ada untuk kemajuan Sigi yang Lebih pesat,“ ucap Gubernur Rusdy Mastura, Senin (27/6/2022) pagi.
Gubernur juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati, dengan dibantu para ASN, yang telah bekerja keras membuat terobosan-terobosan bagi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Sigi beserta elemen lainnya, yang telah mengawal dan memberi masukan sesuai kapasitasnya untuk kebaikan bersama sesuai dengan kearifan lokal di Sigi,
“Mosi Popatora, Mosi Pakaroso, Ante Mosi Angga (Saling Mengingatkan, Saling Menguatkan, Saling Menghargai dan Memuliakan),“ pesan Gubernur.
Hari lahir daerah ini, sambung Gubernur, merupakan momen untuk menengok kebelakang sejenak untuk introspeksi dan mawas diri, menyongsong masa depan yang lebih gemilang.
“Hari ini sebuah amanat besar telah dibebankan kepada kita semua, sebuah amanat yang harus di pertanggung jawabkan di dunia dan akhirat, hari ini juga adalah penanda awal perjuangan dalam menghadirkan kebaikan dan keadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sigi,“ kata Gubernur.
Menyahutinya, Bupati Mohamad Irwan menyampaikan 10 program lintas sektor yang menjadi pendukung program unggulan, yang secara khusus telah diprioritaskan untuk percepatan dan penguatan pencapaian visi dan misi Kabupaten Sigi dan menjadi kinerja lintas sektor perangkat daerah.
Kesepuluh program yang dimaksud, yakni :
1. Penguatan Sigi Religi dengan penggiatan secara intensif desa berdzikir, desa mengaji dan membumikan Ratibul Al Haddad, serta beribadah bagi ummat kristiani.
“Penyelenggaraan wisata religi berupa umroh, bagi para pegawai sara/imam masjid dan ke yerusalem bagi opsir/pendeta,“ sebut Bupati Irwan.
2. Penguatan Sigi Hijau terintegrasi dengan pengembangan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan bank sampah, 10.000 pohon per desa dan program sejuta bambu di sempadan sungai.
3. Pembangunan pasar sentra hortikultura (buah dan sayur), pasar ikan air tawar dan pasar hewan.
“Pembangunan pasar sentra ini sudah masuk dalam dokumen RT/RW dan sudah terdapat kesediaan lahan,“ kata dia.
4. Pengembangan kawasan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di Kecamatan Dolo Selatan, sentra pengembangan kawasan agribisnis pertanian organik di Kecamatan Sigi Biromaru, Palolo, Nokilalaki, Dolo, Lindu, Kulawi, Kulawi Selatan dan Pipikoro serta Marawola Barat.
5. Pengembangan wisata sungai di desa Kalukubula dan pengembangan wisata di 11 desa, antara lain Sibedi, Kalukutinggu, Toro, Mataue,awua, Balane, Karunia, Kaleke, Tomado, Wayu dan Bora, hingga wisata edukasi bekas likuifaksi serta pembangunan Kebun Raya Sidondo.
6. Pembangunan jembatan Tinggede-Birobuli Selatan melalui kerjasama pemerintah daerah Kabupaten Sigi dan Kota Palu.
7. Pembangunan dan penguatan Pusat pengendalian operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), baik bencana alam dan non alam.
8. Gerakan mencintai produk lokal Sigi.
• Pembuatan film dan katalog cinta produk lokal Sigi Rp. 99.977.000 (sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah).
9. Perlindungan perempuan dan anak, dan
10. Penguatan adat dan budaya program lintas sektor bidang kebudayaan yaitu rakor adat, seminar kebudayaan dan pendataan, dan verifikasi cagar budaya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Sigi menjadikan usaha demi memajukan Kabupaten Sigi sebagai sebuah ibadah dan ikhtiar bersama untuk bergotong royong sebagai sebuah gerakan pembangunan Sigi ke depan“. harapnya. (Kar)











