KESEHATAN

Jelang Penilaian, Tim Stunting Parimo Mantapkan Kesiapan

PARIGI MOUTONG, Celebespos.com – Jelang penilaian kinerja aksi Penurunan Stunting Kabupaten se Sulawesi Tengah Sulawesi Tengah yang akan di gelar 13-14 Juni 2022. Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mantapkan persiapan, dengan menggelar rapat TPPS persiapan penilaian aksi Konvergensi Stunting yang di pimpin langsung Wakil Bupati, Badrun Nggai bertempat di ruang rapat Bappelitbangda Parimo, Rabu (8/6/2022).

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan mengatakan, rapat TPPS membahas tiga agenda penting yaitu pembahasan aksi konvergensi, pembahasan bahan OPD melaksanakan Pameran/Booth dan pembahasan Desa Lokus yang akan di nilai.

“Rapat ini adalah untuk mengecek kesiapan kita dalam menghadapi pameran stunting, seperti bahan pameran OPD yaitu dokumentasi program intervensi stunting, regulasi terkait stunting, data dan informasi program intervensi stunting,“ ucapnya.

Usai rapat semua tim akan mengunjungi salah satu lokus stunting yang menjadi penilaian oleh tim penilai stunting Kabupaten non lokus.

Untuk lokus stunting Pemda setempat berada di Desa Parigimpu, Kecamatan Parigi Barat.

Sementara itu, Wakil Bupati, Badrun Nggai berharap agar Parigi Moutong bisa memberikan terbaik dalam penilaian stunting.

“Perlu di syukuri karena Parigi Moutong ditunjuk sebagai penilaian Kabupaten lokus stunting, sehingga hal tersebut harus dihadapi dengan memberikan yang terbaik bagi penilaian Stunting,“ pintanya.

“Saya berharap semua prestasi yang pernah kita raih dalam penanganan stunting kita pertahankan bahkan kita tingkatkan. Kita bangga selalu meraih prestasi dalam penanganan stunting,“ kata dia.

Hal demikian sampaikan Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Noor Wachida Prihartini S Tombolotutu.

“Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong pada hari Senin 13 Juni 2022 mendatang akan turun kembali ke kecamatan-kecamatan guna membentuk pendampingan kader,“ sahutnya.

Noor Wachida berharap para kepala desa agar segera menerbitkan SK untuk para kader.

“Para kepala desa harus memenuhi target, yang mana target itu adalah para kader. Kader-kader harus sudah diberikan SK oleh kepala desa dan melalui SK inilah taggung jawabnya para kader dan kepala desa, sehingga harapan kami kepala desa juga tahu apa yang dilakukan oleh pendamping di desa tersebut“. tutupnya. (IKP/Kar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker