SIGI, Celebepos.com – Evaluasi sejumlah permasalahan yang terjadi setelah pelaksanaan rapat pada tanggal 27 Juli 2021 kemarin, yang berdasarkan info dari Dinas Sosial terkait bahwa, pemenuhan pangan warga yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) tidak tersedia anggarannya di tahun 2021 ini. Olehnya, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) guna mengetahui penggunaan dana Covid-19 senilai 8 % yang ada di tiap-tiap desa. Adapun rapat dengar pendapat kali ini berlangsung diruang Komisi I DPRD Kabupaten Sigi.
“Info per hari ini total warga yang melakukan isoman sebanyak 562 jiwa, sehingga kami Komisi I harus memastikan pemenuhan pangan bagi warga yang isoman dan juga keluarga yang terpapar yang dimana mereka ini berada dalam satu rumah,“ ucap Pimpinan rapat, Hikmah Ladjidji pada media ini, Rabu (4/8/2021) waktu setempat.
Selanjutnya total dana covid 8 % dari Dana Desa (DD) yakni sebesar Rp. 11. 876. 595. 360, “Dana ini kita minta untuk membantu warga yang lagi menjalani isoman,“ ujarnya
Terkait bantuan pangan covid, Kata Hikmah, Komisi I meminta agar paket sembako di berikan kepada warga yang isoman, yang mana merupakan hasil buatan UMKM Kab. Sigi. Misalnya, minyak goreng lebih memanfaatkan kelompok, pembuat minyak kampung, begitu pula abon, serbuk jahe dan juga teh kelor, serta hasil alam lainnya seperti buah pisang.
“Mereka yang dinyatakan isoman yang melakukan pemeriksaan di puskesmas setelah hasil rapid antigen yang positif, maka akan di fasilitasi untuk bisa mendapatkan bantuan pangan, obat dan vitamin dari pemerintah setempat,“ ungkapnya
Hikmah menuturkan, selanjutnya aparat desa tidak perlu menyiapkan obat dan vitamin, karena dalam pemanfaatan 8 % covid-19 dari dana desa telah di siapkan anggaran oleh Dinas Kesehatan melalui puskesmas.
Pimpinan rapat Komisi I itupun mengakui, terkait kampung tangguh perlu di evaluasi pemanfaatannya dan semestinya lebih fokus kepada pemenuhan pangan warga yang isoman. Harapannya, membantu dan saling memberikan informasi manakala ada yang bergejala, untuk segera dilakukan pemeriksaan rapid antigen sedini mungkin, agar bisa mengambil langkah selanjutnya.
“Saya bersama teman-teman Komisi I lainnya, akan melakukan pengawasan di desa guna memastikan mereka dalam hal ini warga yang melakukan isoman, telah mendapatkan bantuan pangan yang mana menjadi topik pembahasan pada RDP kali ini“. Terangnya
Adapun rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I bersama Dinas PMD Sigi, dipimpin oleh Hikmah Ladjidji bersama anggota diantaranya Maklon, Sumi, Azizah M. Irwan dan Abd. Rahman serta dihadiri oleh Anwar selaku Kadis PMD Sigi. (Kar)











