BERITA

Diklat Penyusunan Rencana Kontijensi Bersama Islamic Relief Worldwide Konsepsi-BPBD Sigi-BNPB Pusdiklat

1975
×

Diklat Penyusunan Rencana Kontijensi Bersama Islamic Relief Worldwide Konsepsi-BPBD Sigi-BNPB Pusdiklat

Sebarkan artikel ini

SIGI, Celebespos.com – Ketangguhan tak hanya dibutuhkan pada saat terjadi bencana, tetap penanganan yang tepat dan pemulihan pasca bencana hingga kerja keras/gotong royong menjadi tanggung jawab kedepan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana pengintegrasian, penanggulangan bencana sebagai prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah serta dijabarkan kedalam rencana Strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sigi, Iskandar Nongtji

Demikian disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi & Pembangunan Setda Sigi, Iskandar Nongtji, Senin (2/8/2021) pagi, saat membacakan sambutan tertulis Bupati dalam agenda pembukaan Diklat Penyusunan Rencana Kontijensi bersama Pusdiklat BNPB – BPBD Kab. Sigi – Islamic Relief Worldwide – Konsepsi yang berlangsung selama 5 (lima) hari kedepan 2 – 6 Agustus 2021 bertempat di Aula D’Qalbu Cafe Kantor Dinas Koperasi & UMKM Sigi, desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru.


Suasana para peserta saat mengikuti Diklat Penyusunan Rencana Kontijensi

Begitu pentingnya rencana kontijensi untuk dilakukan agar dapat memperkirakan dampak yang terjadi ketika bencana terjadi dengan lebih siap dan mengurangi resiko bencana pada korban jiwa.

Menurutnya, penyusunan rencana kontijensi merupakan salah satu dari berbagai rencana yang digunakan dalam siklus manajemen risiko. Perencanaan kontijensi dilakukan ketika terdapat potensi untuk terjadinya bencana atau pada tahap aktivitas kesiapsiagaan.

“Penyusunan rencana kontijensi ini dilakukan secara bersama antar lembaga dan pelaku penanggulangan bencana, baik pemerintah maupun non pemerintah,“ ungkap Asisten II Setda Sigi, Iskandar Nongtji ini

Dirinya menambahkan bahwa bencana banjir akan menimbulkan dampak yang luas terutama aktivitas sosial hingga ke masalah ekonomi masyarakat.

“Harapannya dengan di gelarnya kegiatan ini akan tersusun prosedur tetap terkait dengan penanganan bencana, sehingga bila terjadi bencana kami selaku unsur pemerintahan dalam hal ini pihak BPBD selalu siap dalam menghadapinya dengan tujuan menyelamatkan warga masyarakat“. Paparnya

Kegiatan ini dihadiri oleh Fami Rahmatna selaku Area Coordinator Sulawesi Tengah/Panitia serta para peserta Diklat dari beberapa utusan OPD dan lembaga. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *