BERITA

Maksimalkan Luas Tanaman Kedelai Hingga Peningkatan Proses Produksi

714
×

Maksimalkan Luas Tanaman Kedelai Hingga Peningkatan Proses Produksi

Sebarkan artikel ini

PALU, Celebespos.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura didampingi Plt. Staf Ahli SDM dan Pengembangan Kawasan Wilayah, Dahri Saleh mengikuti rapat virtual dengan Direktur Departemen Penelitian Kedelai Tiongkok dan Investor Chansun Group, Jumat, (23/7/2021).

Rapat virtual dalam rangka pengembangan pertanian, tanaman kedelai di Provinsi Sulawesi Tengah yang diikuti Bupati Sigi, Mohamad Irwan, Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Mulyono, para Kepada Dinas terkait.

Gubernur Rusdy Mastura menyambut baik atas kemauan pemerintah Tiongkok dan perusahaan Chansun Group yang sebagai Investor. Gubernur Rusdy juga menyampaikan bahwa pengembangan luas tanaman kedelai di Provinsi Sulawesi Tengah sampai saat ini masih seluas 4.000 ha, tetapi, kata Cudy sapaan akrabnya, potensi lahan untuk tanaman kedelai sangat luas bisa yang mencapai 30.000 Ha,  baik di Kabupaten Sigi dan Kabupaten lainnya di Sulawesi Tengah.

Kedepan, masih Cudy, dengan adanya kerjasama dengan pemerintah Tiongkok melalui perusahaan Chansun Group, luas tanaman kedelai dimaksimalkan dan produksi bisa ditingkatkan dengan kesiapan pemerintah Tiongkok untuk membeli hasil produksi kedelai masyarakat.

Selanjutnya, Yang Zhonglu selaku Wakil Direktur Departemen Penelitian Kedelai Tiongkok, menyampaikan bahwa pemerintah Tiongkok sangat berterima kasih atas kesediaan Gubernur Sulawesi Tengah untuk bekerja sama dengan pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan produksi pertanian kedelai di Sulawesi Tengah.

Pemerintah Tiongkok akan memberikan dukungan bibit dan rekayasa Teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi kedelai. Pemerintah Tiongkok tahun 2020 total import kedelai mencapai 100,33Juta Ton yang diimport dari berbagai negara, “Kedepan kebutuhan import kedelai Negara Tiongkok terus meningkat dan memberikan keuntungan yang sangat tinggi dan untuk memenuhi kebutuhkan tersebut, lemerintah Tiongkok akan serius untuk mewujudkan kerjasama ini,“ ungkapnya.

Diakhir Pertemuan tersebut, Gubernur Cudy meminta pemerintah Tiongkok dan delegasinya kunjungi Palu guna menyepakati lebih dalam (MoU), agar kerjasama ini dapat cepat dilaksanakan dan masyarakat Sulawesi Tengah khususnya petani, dapat merasakan dari Kerjasama ini.

“Saya akan melakukan dukungan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses ke daerah-daerah yang memiliki potensi pengembangan pertanian kedelai. Saya juga sudah menandatangani MoU dengan pihak BRI untuk memberikan fasilitas kredit kepada masyarakat petani. Harapan kita agar pertumbuhan pembangunan di Sulawesi Tengah berdampak dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Jangan lagi pertumbuhan pembangunan Sulawesi Tengah tinggi, tetapi masyarakat kami masih sangat miskin, kedepan anomali ini tidak terjadi lagi“. Tegas Cudy (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *