KESEHATAN

25 Desa Di Sigi Akan Jadi Lokus Intervensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021

SIGI, Celebespos.com – Bupati Sigi, Mohamad Irwan hadir langsung pada acara kegiatan rembuk stunting Aksi Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting Kabupaten Sigi Tahun 2021 yang bertemakan “Membangun Komitmen Bersama Untuk Kabupaten Sigi Bebas Stunting“ dengan dipandu langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Muh. Basir, selaku moderator pada acara tersebut. Adapun kegiatan yang di fasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi pada Bidang Kesehatan Masyarakat ini, berlangsung di D’Kalora Hotel & Resto, Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Senin pagi, (3/5/2021) waktu setempat.

“Pencegahan stunting kini menjadi salah satu fokus pemerintah, karena berpengaruh terhadap kualitas SDM dalam daya saing bangsa,“ ucap Sekab Sigi, Muh Basir, saat bacakan pesan pembuka

Di Kabupaten Sigi sendiri, lanjut Sekab, melalui aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, terlihat adanya penurunan prevalensi stunting (jumlah kasus yang muncul) di tahun 2020 – 2021.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Sigi, Sutopo Sapto Condro, dalam kesempatannya juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan prevalensi stunting di akhir tahun ini bisa turun menjadi 14% yakni sesuai dengan target Nasional.

Selanjutnya, kata Bupati Mohamad Irwan, dalam menyampaikan sambutan, mengatakan bahwa untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting yang paling utama dibutuhkan adalah komitmen bersama multipihak yang beliau gambarkan dalam konsep pentahelix. Diantaranya yaitu pemerintah, akademisi, media, juga termasuk pelaku usaha dan yang terutama adalah komunitas masyarakat itu sendiri.

“Saya berharap bahwa, komitmen ini dilakukan sampai ke tingkat desa khususnya oleh Kepala Desa melalui pengalokasian dana desa (DD) dalam mendukung aksi tersebut,“ ujar Bupati Sigi

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Sigi, Mohamad Irwan, KETUA TP – PKK Kabupaten Sigi, Hj. Hazizah, S.M serta sejumlah perwakilan pimpinan OPD, juga menyampaikan komitmennya secara langsung dalam mendukung aksi percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Sigi.

Penyampaian komitmen ini, dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh komponen terkait yang hadir, baik dari pemerintah, unsur DPRD, organisasi masyarakat, organisasi agama, organisasi perempuan, organisasi profesi, maupun dari tenaga ahli.

Rencananya, lokus intervensi percepatan penurunan dan pencegahan stunting terintegrasi di Kabupaten Sigi pada Tahun 2021 – 2022, akan dilaksanakan di 25 desa, yang tersebar di sembilan Kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Palolo, terdiri dari Desa Makmur, Karunia, Rahmat dan Petimbe.

Sementara Kecamatan Nokilalaki, terdiri dari Desa Kamarora B, Bulili dan Kamarora A. Kecamatan Marawola Barat, terdiri dari Desa Panesibaja dan Matantimali.

Adapun Kecamatan Kulawi terdiri Desa Towulu dan Rantewulu. Kemudian, Kecamatan Gumbasa, yang terdiri dari Desa Simoro, Tuwa dan Pandere. Kecamatan Dolo Selatan, Desa Sambi dan Bangga. Kecamatan Dolo Barat yakni Desa Mantikole, Luku, Pewunu, Balaroa Pewunu, Pesaku dan Kaleke. serta Kecamatan Dolo terdiri dari Desa Soulowe dan Potoya. Dan terakhir, Kecamatan Sigi Biromaru yakni di Desa Maranatha.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Ka Subbid Perencanaan Ekonomi II, Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah (Moh. Saleh N. Lubis), Team Leader Technical Assistence Regional V Ditjen Bina Bangda pada Kemendagri (Sam Larobu), Nutrition Policy Specialist Sekretaris Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi pada Kementerian PPN/Bappenas (Andi Irfanji) dan Ketua Persagi Provinsi Sulawesi Tengah (Yudiawati Vidiana).(Kar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker