PALU, Celebespos.com – Sehubungan dengan pelaksanaan “PENERAPAN TEKNOLOGI PADA
PROGRAM REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA BENCANA DI PROVINSI SULAWESI
TENGAH“. Siang tadi DPP INKINDO Sulawesi Tengah menggelar kegiatan workshop yang bekerjasama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Palu dan Ikatan Alumni (IKA) Teknik Universitas Tadulako.

“Informasi baru, ilmu baru, pengetahuan baru yang kita dapatkan atau solusi yang terbaru, yang kita harapkan pada diskusi pada workshop ini, bisa kita ambil untuk bisa kita terapkan pada pelaksanaan rehab rekon yang ada di Sulawesi Tengah,“ Ucap Ketua DPP INKINDO Sulteng, Ir. Gufran Ahmad saat membacakan sambutan pada kegiatan workshop yang berlangsung di Auditorium Hotel Best Western Pluss Coco Palu, Jumat siang, (23/4/2021) waktu setempat.
Yang selanjutnya, Kata Gufran, apresiasi kami dari DPP INKINDO Sulawesi Tengah memberi apresiasi pada panitia yang telah bekerja secara maksimal. Dan teristimewa kepada para sponsor, kelima perusahaan skala dunia dan skala nasional dengan memberikan sekaligus memaparkan produk – produk unggulannya, “Mudah – mudahan ini bisa membantu dalam pelaksanaan rehab rekon yang ada di Sulawesi Tengah. Teristimewa kepada bapak Gubernur yang sudah hadir bersama kita disini,“ Tambahnya
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana yang diketahui bersama bahwa pandemi covid-19 yang masih berlangsung saat ini, bukan hanya memastikan bagi kesehatan manusia, akan tetapi juga memastikan terhadap sektor produksi dan ekonomi bangsa. Khususnya pada jasa konstruksi yang ikut terkena imbasnya. Sehingga, Kata Gubernur, banyak pekerjaan dan kontrak yang harus ditunda, diatur kembali dan banyak juga pelaku usaha yang merugi dalam jumlah yang sangat besar.
Lanjut, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No.4 Tahun 2020 tentang recoufusing kegiatan relokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka penanganan covid-19, juga ikut mempengaruhi kelanjutan pekerjaan – pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana 28 September 2018. Sesuai ketentuan Inpres No.10 Tahun 2018, sehingga terdapat beberapa pekerjaan rehab rekon yang belum tuntas dan bahkan ada yang belum bisa di mulai,
“Pesan saya kepada teman-teman yang terlibat langsung baik dalam perencanaan, penyedia dan jasa, maupun sebagai pelaksana penyedia, saya mohon agar bekerja sesuai dengan profesi dan tugas pekerjaan yang dimilikinya. Banyak pekerjaan yang tunda, tidak ada alasan tidak ada uang, tidak danai, atau terlambat dan sebagainya,“ Cetus Longki
Terlebih, Instruksi Menteri PUPR No 2 Tahun 2020 tentang protokol pencegahan penyebaran covid-19 dalam penyelenggaraan jasa konstruksi dengan tujuan mengatasi permasalahan terkait dengan penyelenggaraan konstruksi, tindak lanjut terhadap kontrak penyelenggaraan jasa konstruksi dan pelaksanaan penggunaan barang dan jasa,
“Untuk itu, saya sekali lagi memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih, sebagai upaya kita dalam mempersiapkan pelaku usaha jasa konstruksi dalam merespon peluang dan tantangan pengembangan jasa konstruksi yang dinamis, inovatif dan produktif, khususnya dalam melanjutkan fase rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Sulawesi Tengah yang terhambat setahun ini akibat pandemi covid-19,“ Ujarnya
Gubernur Sulteng itu berharap, kiranya pemasaran rehabilitasi rekonstruksi semua sarana dan prasarana terdampak, dilakukan dengan penuh ketelitian. Pengawasan dan tanggung jawab yang tinggi,
“Jangan setengah membangun dan menyelesaikan pekerjaan, tapi tidak memperhatikan aspek – aspek lain seperti kesehatan, sosial budaya, kualitas pekerjaan ekonomi, mitigasi inovasi dan masyarakat yang sebenarnya perlu mendapatkan perhatian, pertimbangan disertakan dengan desain perencanaan pembangunan yang dilakukan. Selain tentunya penerapan teknologi yang tepat, yang menjadi fokus pembicaraan pada workshop ini“. Tegasnya
Dalam pembukaan pelaksanaan workshop yang berlangsung selama dua hari ini, turut dihadiri Kepala BPPW Sulteng, Ferdinand Kana Lo, Pengurus Besar Universitas Tadulako Palu, Nur Sangadji, Wakil Rektor IV Untad Palu, Nur Rahmat, Dekan Fakultas Teknik Untad Palu, Andi Rusdin, para Akademisi, para pengurus Jajaran DPP INKINDO Sulteng, Ketua KADIN Kota Palu, Donggala dan Sigi, para Ketua Asosiasi Perusahaan dan Konsultan serta para sponsor pendukung kegiatan workshop.(Kar)











