Warga Terdampak Bencana di Sigi Terima Bantuan Usaha dari YRII-Area Palu

oleh -465 Dilihat
SHARE :

SIGI, Celebespos.com – Proses serah terima bantuan usaha masyarakat terdampak bencana proyek Yayasan Relief Islami Indonesia berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi, Kamis siang, (2/11/2023).

Serah terima kali ini disaksikan langsung Pimpinan Yayasan Relief Islami Indonesia-Area Palu, Kadis Sosial Sigi, Ariyanto, Ketua BAZNAS Sigi, Hadi Wijaya, Pimpinan Bank Syariah Indonesia, para Camat dan beberapa kepala desa serta perwakilan para mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu.

Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sigi melalui Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh pihak Yayasan Relief Islami Indonesia – Area Palu.

Wabup mengatakan, pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di Kabupaten Sigi terdiri dari dua periode.

“Periode pertama, antara tahun 2019 sampai akhir tahun 2021. Hal ini guna mempercepat pemulihan pasca bencana. Setelah itu dilanjutkan pada periode kedua, antara tahun 2022 sampai akhir tahun 2024 yang bertujuan penuntasan pemulihan pasca bencana,“ kata Wabup.

Dijelaskan Wabup, pada periode kedua tahun 2022 terbitlah instruksi Presiden Nomor 8 tentang penuntasan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi, tsunami dan likufaksi di Sulawesi Tengah.

“Amanat tersebut merupakan periode kedua menginstruksikan kepada jajaran Menteri Kabinet hingga kami selaku kepala daerah di yang ada di PADAGIMO (Palu-Sigi-Donggala-Parimo) guna penuntasan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,“ tuturnya.

Lebih jauh Wabup memaparkan, untuk melakukan langkah-langkah sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing guna mendukung penuntasan rehabilitasi dan rekonstruksi 5 sektor terdampak bencana, antara lain yaitu perumahan, infrastruktur, sosial, ekonomi dan pemerintahan dan lintas sektor.

“Komitmen kami selaku pemerintah daerah sangatlah tinggi guna mendukung semua ini. Adapun hal-hal yang sifatnya mendasar lainnya seperti, pemulihan sektor ekonomi produktif dan pengurangan risiko bencana, sehingga kami membuka pintu kerjasama multipihak mendorong penguatan daya saing daerah berbasis agribisnis sebagaimana yang tertuang dalam visi pemerintah daerah 2021-2026. Kemudian dijabarkan dalam 5 misi pembangunan jangka menengah daerah,“ urainya.

“Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan, ketahanan ekonomi dan kapasitas komunitas menghadapi risiko bencana berkepanjangan,“ tambah Wabup.

Mengacu pada program unggulan pemerintah daerah dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan, eks Kadis Koperasi dan UMKM Sigi ini, berupaya mendorong kolaborasi program dengan para pihak pentahelix.

“Saya berharap melalui kolaborasi pentahelix, bisa mendorong percepatan, penuntasan pemulihan, pada sektor ekonomi masyarakat terdampak bencana. Semoga proyek kerjasama ini terus kita tingkatkan dan lanjutkan hingga pada tahap pengendalian dan pelaporan, sehingga bantuan yang diberikan berjalan efektif, tepat sasaran terhadap penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sigi“. tukasnya.

Sebelumnya, Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah paling parah terdampak bencana di tahun 2018 selain Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong. Tak hayal peristiwa tersebut menyebabkan banyak korban jiwa meninggal, terluka hingga warga yang mengalami kerugian harta bendanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.