Tinjau Sekolah Dasar, Zulfinasran : Pengawasan Internal Diperlukan Melalui Sektor Publik

oleh -713 Dilihat
Foto : Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, S.STP.,M.Si saat meninjau peserta Monev ANBK tingkat Sekolah Dasar (SD), Kamis pagi, 26 Oktober 2023. (Dok/Prokopim)
SHARE :

PARIGI MOUTONG, Celebespos.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Sekda Parimo), Zulfinasran Tiangso, kembali meninjau beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tinombo Selatan, diantaranya SD Inpres 1 Tada dan SD Inpres 2 Siney, Kamis pagi, (26/10/2023).

Peninjauan tersebut dalam rangka kunjungan kerja Monitoring evaluasi (Monev) Asessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat Sekolah Dasar kelas lima dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sekda Zulfinasran mengatakan, pengawasan internal adalah seluruh proses kegiatan audit, review, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa, kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan tolak ukur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien pada aspek operasional dan administrasi.

“Pengerjaan DAK sekolah yang dilaksanakan kali ini dilakukan dengan sistem swakelola,“ kata dia.

Keunggulan sistem ini, kata Sekda, diangap efektif dari segi perencanaan dan estimasinya lebih murah anggaran nya daripada sistem kontraktual proyek adanya pemberdayaan masyarakat lokal dan material lokal yang diharapkan memberi icom ekonomi diwilayah tersebut.

Terkait rehab bangunan, Sekda mengemukakan bahwa, dirinya memahami betul dan sangat detail menguraikan spesifikasi bangunan dan konstruksinya kepada para pekerja untuk lebih berhati-hati menghitung desain dan ketahanan bangunan, mengingat daerah Parigi Moutong merupakan daerah rawan gempa.

“Saya juga mengingatkan kepada pihak sekolah dan pelaksana sisa material dari bongkaran bangunan lama agar dimanfaatkan kembali untuk keperluan lainnya, jika ada sisa anggaran agar dibuatkan selasar sekolah untuk mengoptimalkan mobilitas siswa kita“ pesannya.

Menurutnya, dari hasil peninjauan lapangan, hampir seluruh sekolah yang ada bangunannya antara tahun 1970 sampai 1980, keadaan fisiknya tergolong tua dan perlu rehab dan bangun baru lagi.

“Saya menegaskan penyelesaian kontrak berakhir di bulan Desember 2023. Pastikan sekolah sudah difungsikan guna kelancaran proses belajar mengajar“. pintanya.

Turut hadir mendampingi Sekda dalam peninjauan kali ini, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo, Sunarti Masanang beserta jajarannya di Bidang Sekolah Dasar Dikbud Parimo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.