Seminar Publik : Peran Anak Muda Dalam Membangun Daerah

oleh -573 Dilihat
Foto : Para Narasumber yang hadir di Seminar Publik "Bicara Soal Demokrasi Menakar Peran Anak Muda Dalam Membangun Daerah" yang berlangsung di gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis pagi, 19 Oktober 2023. (Dok/Diskominfo)
SHARE :

PARIGI MOUTONG, Celebespos.com – Generasi muda merupakan salah satu aset komponen bangsa yang mempunyai peran penting dalam keberlanjutan pembangunan bangsa.

Guna memberikan edukasi tentang peran anak muda dalam membangun daerah, Soal Parigi menggelar seminar publik dengan tema “Bicara Soal Demokrasi, Menakar Peran Anak Muda Dalam Membangun Daerah” yang dipandu langsung oleh Roni Saputra selaku CEO Media Soal Parigi. Adapun bertindak sebagai narasumber yaitu Ponco Nugroho sekaligus Sekretaris Bappelitbangda Parigi Moutong (Parimo) serta menghadirkan Mardiman Sane selaku Akademisi/Advokad. Seminar berkangsung di gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis, (19/10/2023) waktu setempat.

Kegiatan tersebur di support oleh sejumlah media diantaranya, Soal Parigi, MDS, SMSI, Bicaranews, Khatulistiwanews, Kutora Media, ParigiPodcast-TV, Parigi Bagus, Rumah Hukum Tadulako, WaffleBox, PIK R SMAN 1 Parigi dan Salam GenRe Parimo.

Sekretaris Bappalitbangda, Ponco Nugroho, mengajak anak muda menuangkan gagasan dan pemikiran dalam membangun Kabupaten Parigi Moutong.

“Anak muda harus mandiri dan mampu memanage serta menata hidup agar terarah untuk mencapai capaian sesuai dengan cita-cita. Sebab, kedepan kompetensi dan persaingan semakin berat di era globalisasi anak muda, perlu dibekali ilmu pengetahuan dan skill sehingga mampu bersaing di segala bidang,“kata Ponco Nugroho.

Tiga tugas penting pemerintah yaitu mencerdaskan, memberikan kesehatan yang layak dan mensejahterakan.

Kemudian pemateri kedua, Mardiman Sane, mengatakan anak muda sebagai pemilih milenial terbagi dalam tiga generasi, generasi tahun 80 sampai 90 disebut generasi milenial X, kemudiian 90 W dan diatas 2000 disebut generasi Z dan tahun depan anak muda milenial sebagai pemilik suara 52 persen.

Dalam rangka memasuki tahun politik, sambung Mardiman, dimana anak muda wajib memiliki atau mendapatkan edukasi terkait dalam hal menentukan pilihan serta ikut aktif atau bahkan turut andil dalam melahirkan sosok yang bisa memperjuangkan hak dan kebutuhan masyarakat baik di tingkatan eksekutif maupun legislatif.

Ketua Bawaslu Parimo, Moh Rizal, yang juga selaku pemateri pada kegiatan itu mengatakan bahwa terkait dengan pelaksanaan edukasi politik seperti ini, merupakan suatu bagian yang perlu di apresiasi kepada panitia pelaksana.

Dikatakan Rizal, yang jadi pertanyaanya bukan hanya soal siapa yang terbaik untuk jadi pemimpin kedepan, tapi perlu memantapkan hak sebagai warga negara khususnya sebagai pemilih potensial atau sebagai pemilih pemula.

Pada kesempatan itu juga, Rizal mengajak untuk mengawal dan mengawasi Pemilu sehingga dapat terlaksana dengan jujur dan adil, sehingga menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas.

“Kalau kita mau analogikan kita ini wasit dari pada peserta atau kontestan didalam sebuah perlombaan atau kompetitor dalam sebuah pemilu, jadi yang paling penting adalah mari kita maknai secara umum bahwa peserta demokrasi harus gembira bukan saling menjatuhkan,“ paparnya.

Terlebih kata Rizal, profesi Bawaslu secara umum ada tiga, yang pertama mencegah, kedua, melakukan pengawasan dan ketiga, melakukan penindakan. Demikian ditegaskan pihak Bawaslu itu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.