Di Banggai, Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati Kepada Camat Segera Diterapkan

oleh -201 Dilihat
Foto : (Tengah) Bupati, Ir. H. Amirudin Tamoreka, MM.,AIFO saat pimpin rakor bersama para Camat se Kabupaten Banggai. (Dok/DKIPS)
SHARE :

BANGGAI, Celebespos.com – Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, memimpin Rapat Koordinasi Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati Kepada Camat, bertempat di Ruang Pahangkabotan Bappedalitbang Kabupaten Banggai, pada Senin (9/10/2023) waktu setempat.

Pelimpahan sebagian kewenangan dari Bupati kepada Camat merupakan hasil dari diskusi yang panjang mengenai peran strategis kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Masih segar dalam ingatan saya, pada hari Kamis, tanggal 1 Desember 2022 yang lalu saya berdiskusi dan mendapatkan banyak masukan dari Direktur Jendral Bina Administrasi Kewilayahan dan Direktur Jendral Dekonsentrasi, disitu saya banyak berdiskusi,“ ujar Bupati Amirudin.

Lanjut Bupati, ditanya terkait apa saja yang menjadi keluhan ? Politikus NasDem tersebut mengemukakan bahwa pada dasarnya dirinya diberikan saran untuk mempercepat pencapaian visi dan misi pemerintah daerah bahwa sebagian kewenangan itu bisa diberikan kepada Kecamatan.

“Sewaktu saya menempuh pendidikan ke Singapura saya bertemu Walikota Makassar dan berdikusi banyak dengan beliau, yang ternyata Walikota Makassar sudah sukses dalam menjalankan pelimpahan sebagian kewenangan Walikota kepada camat, kemudian dari diskusi tersebut saya mengutus tim untuk melakukan kajian terhadap rencana pelimpahan kewenangan Bupati kepada Camat,“ jelas Bupati Amirudin.

Pelimpahan sebagian kewenangan ini, kata dia, merupakan komitmen konkret dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelaksanaan urusan pemerintahan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah, mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan pemberdayaan dan memperkuat pembinaan kemasyarakatan di tingkat kecamatan.

“Dengan adanya pelimpahan sebagian kewenangan ini, penting untuk diingat bahwa ini bukan berarti menghilangkan kewenangan yang telah dilaksanakan oleh perangkat daerah. Sebaliknya, hal ini harus dipandang sebagai bentuk aksi kolaboratif yang menekankan semangat gotong royong untuk mempercepat pencapaian visi dan misi pemerintah daerah,“ akuinya.

“Olehnya, kita berdiskusi dan diharapkan kepada Kepala perangkat daerah untuk mengidentifikasi urusan pemerintahan yang belum maksimal dilaksanakan, dengan kriteria, berskala kecil, tidak menerlukan kajian teknis yang tinggi, tidak memerlukan teknologi tinggi dan dapat dilakukan secara swakelola, agar segera diserahkan kepada Camat,“ bebernya lagi.

Pada tahun 2024 mendatang, pemerintah daerah tidak hanya memberikan pelimpahan kewenangan kepada Camat, tetapi juga akan menyertai pelimpahan tersebut dengan anggaran.

“Untuk tahap awal telah dianggarkan 5 Milyar Rupiah untuk setiap kecamatan,“ pinta Bupati.

Selanjutnya, dengan adanya pelimpahan sebagian kewenangan kepada Camat, perangkat daerah teknis sesuai dengan urusannya, wajib memberikan bimbingan, pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kewenangan dan harus memastikan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan kegiatan antara perangkat paerah teknis dan kecamatan.

“Khusus untuk para Camat se Kabupaten Banggai, saya berpesan agar tidak bermain-main dengan penggunaan anggaran ini dan melaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta selalu berkoordinasi dan berkonsultasi dengan perangkat daerah teknis“. tutup Bupati Amirudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.