Cerita Pengajar Muda Indonesia Dalam Dunia Pendidikan Wilayah Pipikoro

oleh -1439 Dilihat
SHARE :

SIGI, Celebespos.com – Yayasan Indonesia Mengajar yang terdiri dari para pengajar muda Indonesia, mengajak Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sigi guna mengetahui lebih lanjut penempatan pengajar muda kurun waktu 6 bulan belakangan untuk menunjang keberlangsungan pendidikan yang ada di wilayah Kabupaten Sigi.

“Totalnya kami 8 orang, terbagi di Kec. Pipikoro, Lindu, Kulawi Selatan dan Palolo,“ kata Ichsan selaku Pengajar Muda Indonesia, Rabu, (23/3/2022).

Ichsan mengaku ditugaskan sebagai Pengajar Muda bersama ketujuh temannya kurun waktu 1 tahun. Dalam setahun kata dia, akan berganti pengajar muda selama lima tahun kedepan.

“Setelah satu nanti ada tim lagi yang masuk menggantikan kami,“ ujar Ichsan.

Kegiatan KKG (KELOMPOK KERJA GURU) dan K3S (KELOMPOK KERJA KEPALA SEKOLAH) sejatinya sangat membantu proses belajar mengajar terutama dalam bidang pendidikan yang ada didesa tersebut.

Bob Kristianto selaku Kepsek SDN Inpres Ntenunu, menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya para pengajar muda yang didatangkan dari berbagai daerah yang ada ditanah air.

“Ucapan terima kasih kepada para pengajar muda yang ditempatkan di desa peana ini, terlebih kepada pemerintah daerah Kabupaten Sigi juga,“ tutur Kepsek.

Dikatakan Kepsek, Pemda sejauh ini sangat merespon, mendukung dan memperhatikan keadaan pendidikan diwilayah Pipikoro yang dunia pendidikan masih tertinggal.

“Kami sangat terbantu dan banyak ilmu yang kami dapatkan dari mereka. Pihak orang tua/wali murid pun memberikan ucapan terima kasih kepada mereka. Intinya mereka sangat berbaur dengan masyarakat,“ ungkapnya.

Harapannya, lanjut Kepsek, kiranya program ini dapat dilanjutkan oleh pemerintah pusat, utamanya dalam kegiatan KKG dimana, terjun langsung dengan melibatkan anak didik dan peserta didik. Banyak materi strategi pembelajaran yang belum pernah didapatkan oleh pihak guru namun dengan adanya pengajar muda tersebut sehingga bisa di dapatkan.

Diketahui program Indonesia Mengajar (IM) merupakan sebuah lembaga nirlaba yang merekrut, melatih, dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun.

Mantan Mendikbud Anies Baswedan selaku pihak yang mempelopori program tersebut, melanjutkan gerakan Indonesia Mengajar pada tahun 2009 untuk menjadi lebih dari sekedar program, tetapi sebagai gerakan untuk mengajak bersama masyarakat yang berikhtiar untuk ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan.

Diyakini bahwa pendidikan dasar sebagai fondasi pembangunan masyarakat Indonesia, maka Indonesia Mengajar (IM) percaya bahwa pendidikan dasar untuk anak-anak di seluruh pelosok Indonesia wajib disampaikan dan didampingi oleh generasi terbaik bangsa. Didasari juga oleh janji kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, maka Indonesia Mengajar (IM) mengambil inisiatif untuk mendampingi sekolah dasar–sekolah dasar di berbagai pelosok Indonesia dengan merekrut, membekali, dan menempatkan sarjana-sarjana terbaik bangsa yang memiliki semangat mengabdi untuk mengajar di sebuah SD kurun waktu selama setahun penuh.

Adapun kegiatan tersebut, turut disaksikan langsung kepala wilayah Kecamatan (Camat), Smar P. Tapue dan Pengawas Sekolah serta para guru-guru Sekolah Dasar (SD) Inpres Ntenunu, Desa Peana, Kec. Pipikoro. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.