Kecam Tindakan Represif Aparat Keamanan

oleh -784 Dilihat
SHARE :

PALU, Celebespos.com – Persoalan Parigi Moutong bukan sekedar trio kencana akan tetapi, akumulasi dari kegerahan masyarakat terhadap janji pemerintah dan aparat keamanan terhadap penertiban tambang ilegal.

“Kami yakin jika aparat dan pemerintah serius terhadap permasalahan pertambangan, maka tidak akan terjadi aksi yang saat ini sudah jatuh korban,“ kesal dikatakan Ketua DPD Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) Sulteng, Aim Ngadi pada media ini, Minggu (13/2/2022) malam.

Masih terekam jelas, sambung Aim Ngadi, kasus kayuboko, kasus desa buranga yang menelan korban dan hari ini, kata dia, rakyat mengambil sikap tegas karna tidak ada titik terang terhadap penyelesaian kasus-kasus tersebut yang akhirnya rakyat lagi disalahkan dengan alasan tidak sabar dan mengganggu aktivitas publik.

“Padahal masa aksi tidak sedang memperjuangkan nasibnya sendiri, akan tetapi nasib orang banyak dan generasi selanjutnya,“ bebernya.

Untuk itu, Dirinya dan seluruh keluarga besar DPD Pospera Sulteng, mengecam tindakan represif aparat keamanan dan menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan kurang peduli terhadap kasus pertambangan.

“Kami juga meminta aparat keamanan untuk membebaskan masa aksi yang ditangkap karena yang seharusnya ditangkap hari ini adalah, para pelaku tambang ilegal yang kami yakin aparat keamanan punya data tersebut“. serunya. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.