HUKUM KRIMINAL

Dituding Menipu, Dua Jurnalis Palu Ancam Polisikan Pelaku Penyebar HOAX Ini

Dok. Is

PALU, Celebespos.com – Dua Jurnalis Media Online Kota Palu minta pelaku penyebar berita bohong (HOAX) mengklarifikasi pernyataan melalui pesan Grub WA yang menyebut bahwa keduanya telah bersekongkol telah menipu data penerima uang senilai belasan juta rupiah terhadap salah seorang rekanan BUMN dalam hal persoalan kasus.

“Tudingan tersebut tak benar, kami berikan waktu 1×24 jam pada saudara firman untuk mengklarifikasi alias membuat pernyataan maaf. Jika tak di indahkan, kami akan laporkan ke aparat penegak hukum,“ ucap Andre (Media Radar Nusantara Biro Sulteng) korban berita Hoax, Senin (22/3/2021) malam.

Menurutnya, pelaku atas nama firman telah mencemarkan nama baik profesi wartawan, sebab Kata Andre, Ia bersama sahabatnya Hermantoni (Media Online Berantas.id), tak pernah kerjasama dalam hal memanipulasi data penerima dana kerjasama dengan rekanan proyek,

“Justru pada saat didalam ruangan kami bersama manager Berantas Adipraya, yang dalam hal ini pak Kukuh, kemudian pak firman hadir juga pada saat itu dan berada ditempat. Dan pak firman tau maksud kedatangan kami, karena kami di undang langsung oleh pak kukuh, terkait permohonan MoU alias kerjasama“tutur Andre

Setelah kontrak ditandatangani, lanjut Andre, pelaku atas nama firman ini malah meminta jatah uang kepada dirinya bersama sahabatnya, “Dia (Firman) langsung meminta uang senilai Rp. 3 Juta kepada kami berdua, sementara pada saat itu uang belum langsung ada,“ sebutnya

Sementara dalam hasil Recorder, Jelas bahwa pemberian dana tersebut adalah bentuk kerjasama publikasi MoU mulai dari masa pekerjaan kami sampai dengan masa VAO, “Kok bisa yaa.. jadinya seperti begini, padahal kami selaku pihak perusahaan telah ikhlas terkait usulan MoU yang ditawarkan pada media yang bersangkutan,“tambah Manager Berantas Adipraya ini

“Coba bicarakan secara baik-baik dengan pak firman,“ jelasnya

Sebagaimana diketahui, penebar hoax di dunia maya juga bisa dikenakan ujaran kebencian yang telah diatur dalam KUHP dan UU lain di luar KUHP.

Ujaran kebencian ini meliputi penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menenangkan, memprovokasi, menghasut dan penyebaran berita bohong. (Kar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker