HUKUM KRIMINAL

Kasus “SARA” Abu Janda, Roy Padjalo : Penegak Hukum Harus Bertindak Profesional Atas Kasus Yang Mencederai Kehidupan Keberagaman

PALU, Celebespos.com – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda, belakangan ini tengah ramai menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Hal tersebut dikarenakan terhadap sejumlah pernyataan yang ia lontarkan berbau kontroversi.

Melalui akun Twitter pribadinya, Abu Janda melontarkan pernyataan ungkapan menyebut Islam sebagai agama arogan, serta pernyataan bernada rasisme yang ditunjukkan kepada Natalius Pigai salah seorang tokoh masyarakat Papua.

Terkait hal ini, Ketua Pemuda GKST Klasis Kota Palu, Roy Padjalo, Minggu (7/2/2021), mengatakan dirinya belum bisa memberikan komentar banyak terkait kasus tersebut. Namun kata Roy, secara pribadi dirinya “menolak keras“ tindakan, ucapan, bahkan pemikiran yang bersinggungan dengan berbau “SARA“ dalam bentuk dan cara apapun,

“Saya belum bisa memberikan komentar lebih, tetapi secara pribadi saya sangat menolak tindakan-tindakan dan ucapan yang berbau sara. Dan mendorong aparat penegak hukum yang dalam hal ini pihak kepolisian untuk bertindak profesional dalam menegakkan hukum atas kasus-kasus yang mencederai pola kehidupan keberagaman di Tanah Air yang dalam hal ini di NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” Ujar Roy Padjalo

Roy juga menambahkan bahwa atas nama Pemuda GKST Klasis Palu (Pemuda GKST di Wilayah Palu, Donggala dan Sigi) mengapresiasi dan memberikan dorongan kepada semua pihak yang terus berjuang untuk membela Pancasila, NKRI dan Kebhinekaan, “termasuk teman-teman KNPI,” Sebutnya

Sebelumnya, Abu Janda juga dilaporkan DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk kedua kalinya. Laporan pertama pada Kamis (28/1/2021) terkait rasisme kepada Natalius Pigai. Dan laporan yang kedua, KNPI melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri pada Jumat (29/1/2021) terkait unggahan statusnya di media sosial.(Kar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker