BERITA

Pemda Sigi Prihatin Dan Turut Berduka Cita, Kabag Humas : Lapor Bila Ada Yang Mencurigakan

SIGI, Celebespos.com – Kurang lebih sekitar 150 kepala keluarga (KK) di Dusun Tokelemo Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Propinsi Sulawesi Tengah, saat ini telah diungsikan setelah penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang diperkirakan berjumlah 13 orang, pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 09.00 WITA.

Dalam serangan brutal tersebut, satu keluarga dikabarkan tewas dibunuh kelompok orang tak dikenal itu.

Dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan aparat kepolisian, mereka diduga berasal dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Kabag Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sigi, Ariyanto, S.STP, melalui Wa pada celebespos.com mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Sigi sangatlah prihatin dan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa masyarakat di desa Lemban Tongoa dusun Tokelemo, yang di lakukan oleh sekelompok orang atau terduga jaringan MIT tersebut.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Sigi menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan baik Polda Sulteng maupun Polres Sigi serta tim satgas, untuk penanganan dan pengentasannya,” ucap Kabag Humas itu, Minggu, (29/11/2020).

Pemerintah Sigi juga meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kejadian dan isu-isu selanjutnya, “kami berharap agar pemerintah Kecamatan dan Desa terlibat langsung memantau pergerakan orang yang tidak di kenal, serta melaporkan pada aparat setempat, apabila melakukan tindakan mencurigakan,” tambahnya

“Pemerintah daerah akan senantiasa memantau serta tetap memonitor kondisi di lapangan bersama forkopimda dan forum masyarakat lainnya.” Pungkas Ariyanto selaku Kabag Humas Dan Protokol Setda Kab.Sigi itu.(Kar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker