BERITAPOLITIK

Jangan Ditiru, Salah Satu Timses Cawalkot Ini “Tagih” Bantuan Sunatan Massal

Foto : Ilustrasi

PALU – Celebespos.com Ketua DPD Perindo Kota Palu Andrianto Gultom menyindir salah satu tim sukses calon walikota Palu yang tidak iklhas atas kegiatan kemanusiaan yang dilakukan.

“Pagi tadi ada yang WA ( WhatsApp) saya, dia menyindir soal kegiatan sunatan massal, yang keluarga saya ikut dalam program kemanusiaan tersebut, ” kata Andri pada media ini, Minggu (4/10/2020).

Dia menjelaskan, bahwa pesan masuk melalui aplikasi WA itu bukan hanya dilakukan satu orang saja, melainkan beberapa orang yang menjadi tim sukses calon walikota Palu tersebut.

“Ada yang pesannya bagus, tetapi ada yang baper ( bawa perasaan) yang menurut saya kayaknya tidak iklhas, ” tambahnya.

Ia mengatakan, pesan jejaring sosial tersebut menurutnya biasa dalam hal pertarungan politik. Namun, yang ia sayangkan adalah mengungkit kegiatan kemanusiaan yang seyogyanya itu adalah tanggungjawab semua pihak khususnya mereka yang mampu.


Andrianto Gultom, Ketua DPD PERINDO Kota Palu

“Saya pikir kemarin itu kegiatan kemanusiaan, iklhas dan betul betul ingin membantu , tetapi ternyata ketika ada perbedaan politik, menjadi bumerang bagi penerima bantuan, ” ujarnya tanpa menyebut timses yang dimaksud.

Ia pun mengingatkan kepada seluruh relawan Hidayat – Habsayanti Ponulele untuk tidak mencontohi timses cawalkot lainnya. Ia berharap tim dan relawan turun membantu masyarakat dengan iklhas dan tidak memilih karena perbedaan politik. Menurutnya, kegiatan kemanusiaan harus lahir dari keinginan untuk berbuat baik, khususnya ditengah kondisi pasca bencana dan pandemi Covid-19.

“Ini pelajaran, bahwa karena ketidakiklhasan tersebut, orang yang tadinya simpatik, jadi tidak simpatik. Saya pikir ini adalah pelajaran besar, ” tutupnya. (Kar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker